5 Tips Merawat UPS Leave a comment

Bagi pengguna PC atau Perusahaan yang mempunyai PC data center yang harus terus berjalan 24 jam, tentunya sudah jadi hal lumrah untuk mempunyai perangkat keamanan seperti UPS, Perangkat ini sangatlah penting untuk dimiliki, Sebagaimana kita ketahui Musuh Utama Perangkat elektronik adalah kualitas listrik, Terutama di Negara kita tercinta ini Indonesia Sering terjadi pemadaman Listrik secara Berkala, hal ini berakibat kepada rentannya perangkat elektronik kita karena listrik yang bisa tiba-tiba naik turun voltasenya, atau bahkan mati mendadak.

Untuk mencegah kerusakan akibat listrik, umumnya menggunakan UPS sebagai alat yang akan menjaga aliran listrik ke perangkat elektronik kita. UPS Berfungsi menjaga pasokan listrik untuk tetap stabil dan tidak naik turun, serta bisa menjaga perangkat elektronik untuk tetap hidup meskipun listrik tiba-tiba mati.

Berikut adalah 5 tips dari kami merawat UPS agar tetap awet dipakai untuk jangka waktu yang Panjang :

1. Cek secara berkala Baterai UPS

Sama seperti saat membeli sebuah perangkat elektronik baru, ketika membuat sebuah UPS baru, jangan lupa untuk memastikan terlebih dahulu ketersediaan baterai yang ada pada sebuah UPS. Bila kosong atau kurang dari setengah, isi ulang daya dengan durasi 8 hingga 12 jam agar UPS dapat memiliki performa yang baik. Jangan sampai ketika ingin dipakai lalu terjadi gangguan listrik. UPS tersebut menjadi rusak atau tidak bisa bekerja lantaran daya yang tersimpan tidak mencukupi.

2. Gunakan Daya UPS sesuai Spesifikasi

Sebelum membeli sebuah UPS, kita harus mengetahui terlebih dahulu spesifikasi perangkat yang akan kita gunakan dalam menggunakan UPS. Pastikan bahwa spesifikasi dan beban yang ada memiliki konfigurasi yang pas. Jangan sampai pemakaian beban melebihi batas dan akan mengakibatkan resiko yang fatal. contohnya saja seperti baterai UPS yang cepat drop atau bocor. Dalam hal ini, kamu bisa melakukan pencegahan.Salahsatunya memastikan bahwa beban dari perangkat UPS tersebut tidak sampai setengah dari kapasitas yang tertera. Contohnya saja, jika memakai UPS dengan kapasitas maksimal hanya 900 watt, gunakan perangkat-perangkat yang memiliki angka beban maksimal hingga 450 watt.

3. Restart UPS

Restart UPS dengan waktu kurang dari 5 detik setelah mematikan UPS. Berikan jeda waktu sekitar 1 menit saat akan mematikan dan kemudian nyalakan kembali UPS agar terhindar dari kerusakan komponen karena perpindahan arus listrik yang cepat.

4. Perhatikan Posisi UPS

Salah satu hal yang paling sering dilakukan oleh banyak orang adalah meletakkan perangkat UPS di sudut dekat tembok yang pengap ataupun belakang komputer. Hal ini tentu saja kurang tepat dan dapat memangkas usia dari UPS.

5. Cabut Stop Kontak bila Tak Digunakan

Ketika UPS sedang tidak digunakan, apalagi untuk jangka waktu lama, disarankan sebaiknya untuk cabut stop kontak untuk menghindari panas yang terjadi secara terus menerus. Langkah ini juga berfungsi untuk menghindari panas terhadap stop kontak listrik UPS.

Itulah beberapa Tips merawat UPS dari Kami agar tetap awet dan bisa dipakai untuk jangka waktu yang Panjang. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda, Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Chat with us on WhatsApp
Previous Next
Close
Test Caption
Test Description goes like this
Dapatkan Promo Terbatas (Pesan Via Whatsapp)
Call Now